Air Waiselaka

Air Waiselaka


Air Waiselaka adalah sumber air alami yang terletak di Desa Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Sumber air ini terkenal karena kejernihannya dan keberadaan ikan-ikan “belut suci” (Morea) yang hidup di dalamnya.

Masyarakat percaya bahwa Air Waiselaka memiliki kekuatan gaib dan kesucian, serta dijaga oleh roh leluhur. Air ini digunakan dalam berbagai upacara adat, penyambutan tamu, dan kegiatan keagamaan, serta menjadi salah satu objek wisata budaya dan spiritual di Maluku.





Sumber Lisan


Cerita dari tetua adat Desa Waai yang menjelaskan asal-usul Air Waiselaka dan kepercayaan terhadap ikan suci Morea.


Wawancara masyarakat setempat yang menceritakan pengalaman dan tradisi adat yang berkaitan dengan sumber air tersebut.


Penuturan pemandu wisata lokal tentang pantangan dan cara berinteraksi dengan air dan ikan di sana.




Sumber Tulisan


Artikel dari Dinas Pariwisata Provinsi Maluku mengenai objek wisata Air Waiselaka di Waai.


Tulisan di buku atau jurnal budaya Maluku, misalnya tentang kepercayaan masyarakat terhadap sumber air suci dan simbolisme ikan Morea.


Laporan media daring seperti Maluku Times, Kompas, atau Antara News yang mengulas wisata alam dan budaya Air Waiselaka.




Sumber Benda


Sumber air Waiselaka itu sendiri, sebagai peninggalan alam yang dianggap suci.


Ikan Morea (belut suci) yang menjadi simbol penjaga sumber air.


Peralatan upacara adat seperti tempayan atau bejana air yang digunakan dalam ritual di sekitar Waiselaka.


Batu-batu dan pepohonan di sekitar sumber air, yang dianggap tempat bersemayamnya roh penjaga.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teori masuknya Hindu Buddha dan kerajaan Salakanagara serta Kutai

10 Pengertian Sejarah Menurut Para Ahli